Wednesday, November 26, 2014

HIDEKI TOJO



1.     Riwayat Singkat
a.     Asal       :         Iwate, Tokyo
b.     Tgl lahir :         30 Desember 1884
c.      Tgl wafat :       23 Desember 1948
d.     Orgtua   :         Hidenori Tojo
e.      Saudara :         2 kakak
f.       Menikah :         1909
g.     Istri        :         Katsuko Ito
h.     Anak      :         3 anak laki-laki dan 4 anak perempuan

2.     Autobiografi
·        MASA KECIL HINGGA DEWASA HIDEKI TOJO
Hideki Tojo (東條 英機 Tōjō Hideki) Hideki Tōjō dilahirkan di distrik Kōjimachi di Tokyo pada 30 Desember 1884, sebagai anak ketiga  dari Hidenori Tōjō yaitu Letnan Jenderal di tentara kekaisaran Jepang. Pada tahun 1899, Tōjō dimasukkan ke sekolah kadet tentara. Ketika ia lulus dari Akademi militer Jepang dan mendappat peringkat ke-10 dari 363, pada Maret 1905 ia ditugaskan sebagai Letnan di Infanteri Angkatan. Pada tahun 1909, ia menikah dengan Katsuko Ito, memiliki tiga putra dan empat orang putri. Pada tahun 1928, ia telah menjadi kepala biro tentara Jepang, dan tak lama kemudian diangkat menjadi kolonel.
Pada tahun 1934, Tōjō dipromosikan menjadi Mayor Jenderal dan menjabat sebagai Ketua Departemen personalia dalam pelayanan tentara. Ia diangkat sebagai Komandan Brigade Infantry Kekaisaran Jepang 24 Agustus 1934.

·        MASA KEPEMIMPINAN HIDEKI TOJO
Tojo ialah anggota klik tentara yang mendorong Jepang dalam perang di akhir 1930-an. Sebagai Menteri Perang pada 1940 ialah penolong dalam kepemimpinan Jepang dalam Blok Poros dengan Jerman Nazi dan Italia. Di antara keputusannya ialah izin persetujuan pemerintah dalam percobaan biologis terhadap para tawanan perang.

Pada bulan Juli 1937, secara pribadi ia memimpin unit Brigade campuran satu independen dalam operasi Chahar, pengalamannya hanya pertempuran nyata.
Desember 1938 hingga 1940, Tōjō adalah Inspektur penerbangan Angkatan Darat. Pada tanggal 22 Juli 1940, Tōjō ditunjuk sebagai Menteri Angkatan Darat di kedua Pangeran Fumimaro Konoe rezim, dan tetap dalam posting di kabinet Konoe ketiga. Dia adalah pendukung kuat Pakta tripartit antara Kekaisaran Jepang, Nazi Jerman dan Italia yang fasis. Mulai 1941, Tojo ialah PM dan menguasai seluruh militer Jepang, yang begitu mendominasi Jepang saat itu yang ia sesungguhnya ialah diktator bangsa. Ia digantikan pada 1944 menyusul serentetan kekalahan tentara Jepang. Tojo adalah jendral dan perdana menteri jepang pada era PD II dianggap bertanggung jawab atas hilangnya 8 juta nyawa manusia di berbagai Negara, termasuk Indonesia Ia juga menjabat merangkap sebagai Menteri rumah dari 1941-1942, menteri luar negeri di September 1942, Menteri Pendidikan pada tahun 1943, dan Menteri perdagangan dan industri pada tahun 1943.

·        MASA KEMUNDURAN HIDEKI TOJO

Hideki Tojo memiliki kegilaan yg sama dengan Adolf Hitler yaitu menganggap ras Jepang yg paling superior dan bertanggung jawab atas 8 juta nyawa warga sipil di China, Korea, Filipina, Indocina, dan di negara-negara Kepulauan Pasifik lainnya, serta pembunuhan terhadap puluhan ribu Tawanan perang Sekutu. Setelah perang, ia menembak dirinya sendiri di dada untuk bunuh diri namun gagal. Tōjō ditangkap dan menjalani operasi darurat di rumah sakit Angkatan Darat Amerika Serikat. Setelah sembuh dari cedera, Tōjō dipindahkan ke penjara Sugamo. 
Ia kemudian diadili oleh Pengadilan Militer Internasional untuk Timur Jauh sebagai penjahat perang. Ia dinyatakan bersalah atas tuduhan:
1. tuduhan 28 (peperangan agresi, dan perang dalam pelanggaran terhadap hukum internasional)
2. tuduhan 27 (mengadakan perang tak beralasan terhadap Tiongkok)
3. tuduhan 29 (peperangan agresif melawan AS)
4. tuduhan 31 (mengadakan perang agresif melawan Persemakmuran Inggris) 5. tuduhan 32 (mengadakan perang agresif melawan Belanda)
6. tuduhan 33 (mengadakan perang agresif melawan Perancis (Indochina)) dan
7. tuduhan 54 (memerintahkan, membenarkan, dan mengizinkan perlakuan tak berperikemanusiaan terhadap penjahat perang dan lainnya).

Ia dihukum mati pada 12 November 1948, dan menerima hukuman gantung. Karena perbuatan kriminal di bawah otoritasnya, Tojo dianggap bertanggung jawab membunuh hampir 4 juta orang-orang Tionghoa. Namun, sebelum dia digantung Tojo sempat minta maaf atas semua kejahatan perang yg dilakukan oleh bangsa Jepang.Banyak pendapat mengatakan bahwa Hideki Tojo dikorbankan agar sang Kaisar Hirohito bebas tanggung jawab atas kekejaman jepang.

3.     Analisis Kepemimpinan
a.     Gaya Kepemimpinan
Hideki Tojo sepanjang masa kepemimpinannya seperti memakai Gaya Kepemimpinan Otoriter / Authoritarian yaitu gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.
b.     Sistem Kepemimpinan
Gaya kepemimpinan Otokratis ini meletakkan seorang pemimpin sebagai sumber kebijakan. Pemimpin merupakan segala-galanya. Bawahan dipandang sebagai orang yang melaksanakan perintah. Oleh karena itu bawahan hanya menerima instruksi saja dan tidak diperkenankan membantah maupun mengeluarkan ide atau pendapat. Dalam posisi demikian anggota atau bawahan tidak terlibat dalam soal keorganisasian. Pada tipe kepemimpinan ini segala sesuatunya ditentukan oleh pemimpin sehingga keberhasilan organisasi terletak pada pemimpin.
c.      Tindakan dan Keputusan
Tindakan dan keputusan yang diambil oleh Hideki Tojo pada masa kepemimpinannya ialah izin persetujuan pemerintah dalam percobaan biologis terhadap para tawanan perang. Tōjō memerintahkan pasukannya untuk menyerang Provinsi Hebei dan target-target lain di China Utara. Tōjō menerima pengungsi Yahudi sejalan dengan kebijakan nasional Jepang dan ditolak dihasilkan protes Jerman Nazi.

d.     Sumber Referensi
en.wikipedia.org/wiki/Hideki_Tojo


1 comment:

  1. Harrah's Resort Atlantic City - MapYRO
    Address: 원주 출장안마 777 Harrah's Blvd, Atlantic 나주 출장샵 City, NJ, Harrah's 김포 출장마사지 Resort Atlantic City Casino, Hotel, Spa & Casino, Atlantic งานออนไลน์ City, 군포 출장샵 NJ Harrah's Atlantic City.

    ReplyDelete